AI – Di era serba cepat seperti sekarang, press release masih jadi salah satu senjata ampuh untuk menyebarkan berita dan membangun citra brand. Tapi kenyataannya, nggak semua press release dibaca apalagi dipublikasikan oleh media. Banyak brand atau perusahaan yang kirim rilis, tapi akhirnya hanya berakhir di inbox editor. Kenapa? Karena banyak rilis yang kurang menarik, terlalu promosi, atau nggak sesuai kebutuhan media.
Nah, biar brand kamu dilirik dan dipublikasikan, berikut 5 tips bikin press release yang disukai editor media:
1. Judul Harus Singkat dan “Nendang”
Editor media biasanya menerima puluhan sampai ratusan email setiap hari. Kalau judul press release kamu nggak jelas, terlalu panjang, atau terasa seperti iklan, kemungkinan besar emailmu nggak akan dibuka.
- Buat judul maksimal 8–10 kata
- Fokus ke berita utama, bukan tagline promosi
2. Lead Paragraf Harus Jelas
Paragraf pertama harus langsung menjawab 5W + 1H: siapa, apa, kapan, di mana, kenapa, dan bagaimana. Jangan bertele-tele. Editor suka informasi yang ringkas dan cepat dipahami.
Contoh lead yang oke:
“Jakarta, 2 September 2025 — Labin PR resmi meluncurkan layanan media relations terintegrasi untuk membantu brand meningkatkan eksposur di media nasional dan internasional.”
3. Fokus ke Sudut Pandang Berita, Bukan Iklan
Press release bukan brosur promosi. Editor lebih tertarik pada berita yang punya nilai berita (news value) seperti:
- Pengumuman penting (peluncuran produk, event, kerjasama besar)
- Data atau riset terbaru
- Aktivitas yang berdampak sosial atau ekonomi
4. Sertakan Kutipan yang Kredibel
Kutipan dari CEO, founder, atau narasumber berpengaruh bikin press release lebih kuat. Pastikan kutipan terasa natural, bukan sekadar promosi.
Contoh:
“Kami percaya PR yang efektif bukan hanya soal eksposur, tapi juga membangun kepercayaan publik,” ujar Fathia Azkia, Founder Labin PR.
5. Lengkapi dengan Foto & Kontak Media
Media butuh visual untuk memperkuat berita. Sertakan 1–2 foto berkualitas tinggi dengan keterangan jelas. Jangan lupa kontak media (nama, nomor WA, email) untuk memudahkan wartawan follow up.
Kesimpulan
Press release yang baik adalah rilis yang ringkas, relevan, dan punya nilai berita. Kalau ingin brand kamu dilirik media, mulailah dengan memahami kebutuhan jurnalis dan menyajikan informasi dengan profesional.
Kalau kamu butuh strategi PR yang tepat dan press release yang siap tembus media, Labin PR siap bantu. Hubungi kami untuk konsultasi gratis!
