SIS Cilegon Buka Jenjang SMP dan Resmikan Gedung Baru, Perkuat Posisi sebagai Pelopor Pendidikan Internasional di Banten Utara

Singapore Intercultural School (SIS) Cilegon hari ini meresmikan gedung baru sekaligus membuka jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah strategis ini mengukuhkan posisinya sebagai satu-satunya sekolah SPK (Satuan Pendidikan Kerja Sama) di kawasan Banten Utara, menjawab kebutuhan akan pendidikan berstandar global di kota industri tersebut.

Peresmian yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, ini menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan lokal. Dengan status sebagai Sekolah SPK, SIS Cilegon secara resmi menyelenggarakan kurikulum internasional yang telah mendapatkan izin dari Kemendikbudristek RI, menjamin programnya selaras dengan standar global dan regulasi nasional.

Pengakuan internasional tersebut diperkuat dengan afiliasi SIS Cilegon sebagai bagian dari jaringan resmi Cambridge International. Hal ini memastikan bahwa seluruh program akademik yang dijalankan diakui secara global, membuka jalan bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di berbagai negara.

“Banyaknya industri dari luar negeri di Cilegon seperti Korea, India, China, dan Inggris, membuat kami terus berupaya meningkatkan SDM lokal agar dapat bersaing,” ujar Wali Kota Cilegon, Robinsar, dalam sambutannya. “Kami berterima kasih kepada SIS Cilegon yang berkontribusi mencerdaskan putra-putri Kota Cilegon dengan pendidikan internasionalnya, agar anak-anak dapat bersaing secara global.”

Dengan kapasitas gedung baru yang mampu menampung lebih dari 300 siswa, SIS Cilegon kini siap membuka akses pendidikan internasional yang lebih luas, mulai dari usia dini hingga remaja.

Respons Terhadap Era Digital: AI dan Literasi Sejak Dini


Sejalan dengan visinya sebagai institusi pendidikan modern, peresmian ini juga diisi dengan panel diskusi bertajuk “Cerdas Digital atau Candu Digital? Mengukur Peran AI di Ruang Kelas”. Diskusi ini menghadirkan panelis ahli, termasuk Humaedi (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon) dan Helena Widiarti, M.Sc. (Program Director Department AI & Robotics STEM Prasetiya Mulya).

Kepala Sekolah SIS Cilegon, Eka Fidyanti Hariana, menegaskan bahwa pihak sekolah sangat peduli terhadap perkembangan teknologi. “Di era teknologi yang berkembang pesat, Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu inovasi terbesar yang mengubah dunia pendidikan. SIS Cilegon sangat concern terhadap hal ini,” ujarnya.

Komitmen ini dibuktikan dengan penerapan kurikulum yang relevan. Di SIS Cilegon, siswa diperkenalkan dengan pelajaran coding dan robotik sejak tingkat Taman Kanak-Kanak, sebuah langkah progresif untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang esensial di masa depan.


Fasilitas Lengkap dan Jaringan Global

Sebagai sekolah internasional terdepan di Cilegon dan sekitarnya, SIS Cilegon menawarkan fasilitas modern berstandar internasional, meliputi:

• Ruang kelas interaktif

• Laboratorium sains modern

• Perpustakaan yang nyaman untuk riset dan diskusi

• Sarana olahraga yang lengkap

Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Eka Fidyanti Hariana menambahkan bahwa keuntungan utama bagi siswa adalah jaringan global. “Sebagai bagian dari SIS Group of Schools, siswa-siswi SIS Cilegon akan terhubung dengan siswa SIS lainnya di Indonesia maupun mancanegara. Kami percaya ini menjadi modal penting bagi generasi muda,” jelasnya.

Untuk membuka akses yang lebih merata, SIS Cilegon juga menyediakan program beasiswa prestasi bagi siswa-siswi berbakat dengan capaian akademik maupun non-akademik yang gemilang.

Dengan dibukanya jenjang SMP dan fasilitas baru yang mumpuni, SIS Cilegon semakin mempertegas perannya sebagai pionir yang membawa pendidikan internasional berkualitas tinggi ke Banten Utara, mempersiapkan generasi penerus yang siap bersaing di panggung dunia.